-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Padang Pariaman

https://www.mardatanews.com/2024/01/hadiri-malam-syukuran-bersama.html

Tag Terpopuler

Bencana Banjir Longsor Bikin Padang Pariaman Mundur 20 Tahun – Bupati Minta Bantuan Langsung ke Menan di Rakernas APKASI Batam

Selasa, 20 Januari 2026 | Januari 20, 2026 WIB Last Updated 2026-01-20T11:10:17Z

Terbit selasa,20 Januari 2026

 

Bencana Banjir Longsor Bikin Padang Pariaman Mundur 20 Tahun – Bupati Minta Bantuan Langsung ke Menan di Rakernas APKASI Batam"

 

MardataNews. com-Batam — Memanfaatkan momentum Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) XVII di Kota Batam, Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis menyampaikan kondisi riil daerahnya yang terdampak bencana banjir dan longsor hebat di Provinsi Sumatera Barat.

 

Rakernas yang dihadiri seluruh bupati se-Indonesia dengan tema “Wujudkan Asta Cita untuk Daerah yang Sejahtera” menjadi forum strategis untuk menyuarakan persoalan daerah dan mencari dukungan konkret pemerintah pusat, terutama terkait ketahanan dan swasembada pangan berkelanjutan.

 

Dalam sesi dialog bersama Menteri Pertanian RI Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, M.P., Bupati John Kenedy Azis mengungkapkan dampak serius bencana terhadap sektor pertanian.

 

“Akibat banjir dan longsor, Padang Pariaman seperti mundur 20 tahun. Sekitar 2.400 hektare lahan pertanian rusak berat, dan 1.200 hektare lahan sawah hilang. Sebagian tertutup lumpur setebal 70 sentimeter hingga 1,5 meter, bahkan ada yang hilang total akibat perubahan alur sungai,” tegasnya.

 

Kerusakan tersebut tidak hanya mempengaruhi produksi pangan, tetapi juga mengancam keberlangsungan hidup petani dan stabilitas sosial ekonomi. Sedikitnya 700 hingga 800 petani kehilangan mata pencaharian dan berpotensi menambah angka kemiskinan baru.

 

“Ini bukan sekadar soal lahan, tapi soal masa depan petani kami. Jika tidak segera ditangani, dampaknya akan panjang dan serius,” ucap Bupati.

 

Ia menyampaikan dua permohonan utama: pencetakan kembali 1.200 hektare lahan sawah yang hilang, serta dukungan pengembangan komoditas unggulan seperti kelapa, kakao, pinang, dan jambu mete sebagai alternatif usaha bagi petani terdampak.

 

Menteri Pertanian memberikan respons tegas dan cepat, menyatakan komitmen penuh untuk membantu pemulihan.

 

“Insya Allah, 2.400 hektare lahan rusak dan 1.200 hektare yang hilang menjadi tanggung jawab saya. Akan dibiayai melalui skema swakelola agar manfaat ekonominya langsung dirasakan. Pupuk dan pembangunan kembali lahan kami tanggung. Untuk komoditas mente dan kakao, silakan diminta,” tegas Menteri.

 

Komitmen ini disambut baik dan diharapkan mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat, melindungi petani dari kemiskinan baru, serta memperkuat ketahanan pangan Kabupaten Padang Pariaman ke depan. 

Kutipan Rilis kominfo Padang Pariaman

Penulis:Redaksi MardataNews. com

Bolasport

×
Berita Terbaru Update