Gotong Royong di Lapas Lubuk Basung: Lahan SAE Bersih, Siap Tanam Demi Ketahanan Pangan
MardataNews. com--Lubuk Basung, Agam, Sumatera Barat - Suasana kebersamaan terasa di Lapas Kelas IIB Lubuk Basung pagi ini, saat puluhan pegawai dan peserta pemagangan membersihkan lahan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE). Kegiatan gotong royong yang dipimpin langsung oleh Kepala Lapas (Kalapas) Budi Suharto ini berlangsung pada Sabtu (3/1), mulai pukul 08.25 WIB hingga siang hari.
Lahan yang sebelumnya terbengkalai kini siap pakai setelah dibersihkan secara total. Pembersihan mencakup area luar lapas, termasuk brandgang dan lahan perkebunan SAE seluas ribuan meter persegi. Para peserta membersihkan sampah, merapikan tanah, memangkas semak belukar, dan mempersiapkan bedengan baru.
"Kami ingin lahan ini tidak hanya bersih, tetapi juga produktif. Ini adalah bentuk nyata kepedulian petugas terhadap lingkungan lapas sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional," tegas Kalapas Budi Suharto.
Gotong royong ini menjadi solusi efektif untuk meningkatkan efektivitas lahan SAE, yang merupakan fasilitas kunci untuk pembinaan warga binaan melalui kegiatan asimilasi dan edukasi pertanian. Dengan pembersihan ini, lahan siap ditanami tanaman hortikultura seperti sayuran dan rempah-rempah dalam waktu dekat, yang akan berkontribusi pada swasembada pangan di lingkungan lapas serta pelatihan kemandirian bagi narapidana.
Kegiatan dimulai dengan apel singkat di halaman lapas, diikuti pembagian kelompok kerja berdasarkan zona. Pegawai berkoordinasi erat dengan peserta pemagangan menggunakan alat sederhana seperti cangkul, sabit, dan karung sampah. Kegiatan ini juga menanamkan nilai gotong royong dan disiplin, sejalan dengan pelatihan kebugaran rutin petugas.
"Saya merasa lebih bugar dan bangga berkontribusi untuk lapas kami," ujar salah satu peserta pemagangan.
Kegiatan berjalan tertib dan aman, tanpa insiden apapun. Sebagai langkah selanjutnya, pihak lapas berencana melanjutkan penanaman massal dalam minggu depan dan menjadikan gotong royong sebagai agenda bulanan. Inisiatif ini selaras dengan arahan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan untuk optimalisasi sarana lapas di seluruh Indonesia.
Lapas Lubuk Basung sebelumnya juga telah sukses panen cabai dan tomat dari lahan serupa, yang dibagikan ke warga binaan dan masyarakat sekitar. Gotong royong ini tidak hanya membersihkan lahan, tetapi juga memperkuat pondasi pembinaan berbasis kemandirian dan kebersihan lingkungan.
Penulis:Mei Ridwan
