Terbit Jumat,29 mei
Musyawarah Tambak H. Adrijon: Pembangunan Kantor Wali Nagari Duku Pilubang Siap Dieksekusi Jelang Idul Adha 2026
MardataNews.com – PADANG PARIAMAN – Musyawarah warga dalam forum Tambak H. Adrijon telah menetapkan langkah konkret dan rencana aksi pembangunan Kantor Wali Nagari Duku Pilubang. Dalam pertemuan yang berlangsung penuh kekeluargaan tersebut, seluruh elemen masyarakat sepakat untuk mempercepat persiapan fisik maupun pendanaan, dengan menargetkan pembangunan resmi berjalan bertepatan dengan momen Hari Raya Idul Adha tahun 2026 mendatang.
Berikut poin-poin keputusan strategis yang disepakati secara mufakat dalam musyawarah:
1. Target Waktu Pelaksanaan: Seluruh tahap persiapan hingga pelaksanaan fisik pembangunan Kantor Wali Nagari Duku Pilubang ditargetkan rampung dan siap dieksekusi bertepatan dengan perayaan Hari Raya Idul Adha 2026.
2. Penyusunan Administrasi Teknis: Pihak pengurus diminta segera menyelesaikan dan menetapkan Rencana Anggaran Biaya (RAB) bangunan. Dokumen ini akan menjadi acuan resmi teknis dan keuangan sebelum pekerjaan konstruksi benar-benar dimulai.
3. Penetapan Lokasi Pembangunan: Lokasi pembangunan Kantor Wali Nagari telah disepakati bersama, yaitu di kawasan Pasar Padang Galo, bersebelahan dengan Masjid Raya Buku. Keputusan penetapan lokasi ini nantinya akan resmi diumumkan ke seluruh lapisan masyarakat pada hari Jumat besok.
4. Kerja Bakti Bersama: Dijadwalkan kegiatan gotong royong atau dikenal dengan istilah goro untuk pembersihan lahan lokasi kantor akan dilaksanakan pada hari Minggu, 24 Mei 2026. Kegiatan ini akan melibatkan perwakilan dari 5 Korong/Jorong yang ada di wilayah Nagari Duku Pilubang.
5. Penggalangan Dana Masyarakat: Masyarakat diminta berpartisipasi aktif menyisihkan dana pada momen perayaan Lebaran Haji mendatang. Dana yang terkumpul akan digunakan sebagai modal dasar pelaksanaan peletakan batu pertama atau pembuatan pondasi. Adapun tanggal pasti pelaksanaan peletakan batu pertama akan dimusyawarahkan lebih lanjut dan disepakati bersama para Ninik Mamak serta tokoh masyarakat.
Selain kelima poin teknis tersebut, dalam pertemuan juga disepakati langkah strategis untuk memperkuat dukungan masyarakat, antara lain:
- Seluruh warga diimbau menyampaikan pesan ini kepada seluruh dunsanak yang berada di Rantau, agar turut berpartisipasi memberikan donasi dan sumbangan sukarela demi kelancaran pembangunan fasilitas pemerintahan nagari ini.
- Secara khusus, para Ninik Mamak juga diharapkan dapat menyisihkan dana dari Uang Ugak Selo untuk dialokasikan dan mendukung penuh pembangunan fasilitas umum yang sangat dibutuhkan masyarakat ini.
Sebagai langkah awal dan bukti keseriusan komitmen bersama, saat ini telah tersedia bantuan awal dana pembangunan Kantor Nagari Duku Pilubang sebesar Rp 5.000.000, yang menjadi modal awal penggerak pembangunan ini.
Salah satu sumber terpercaya yang merupakan pengurus, saat dikonfirmasi usai musyawarah Kamis malam, mengungkapkan bahwa keberhasilan pembangunan ini sangat bergantung pada gotong royong seluruh elemen. Pasalnya, anggaran bersumber dari Wali Nagari Induk dinilai sangat terbatas dan belum mampu menutupi seluruh kebutuhan biaya pelaksanaan fisik pembangunan.
“Untuk terlaksananya pembangunan Kantor Wali Nagari ini, kami sangat membutuhkan dukungan elemen masyarakat, baik yang ada di rantau maupun para Tokoh Masyarakat di nagari. Sebab, anggaran dari Nagari Induk sangat minim dan belum cukup untuk pelaksanaan fisik,” ungkap sumber tersebut.
Oleh karena itu, gerakan swadaya masyarakat dan dukungan donasi dari seluruh elemen, baik di ranah maupun rantau, menjadi kunci utama agar impian memiliki kantor pemerintahan yang layak, representatif, dan mandiri ini dapat segera terwujud.
Nantinya, keberadaan Kantor Wali Nagari yang baru diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan pemerintahan, efektivitas kinerja aparatur, serta menjadi pusat pelayanan publik yang lebih baik, lebih dekat, dan memudahkan seluruh lapisan masyarakat Duku Pilubang.
Penulis: Amar Piliang
