-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Padang Pariaman

https://www.mardatanews.com/2024/01/hadiri-malam-syukuran-bersama.html

Tag Terpopuler

Rekor Cepat 23 Hari! Padang Pariaman Selesaikan Rehabilitasi Sawah, Gelar Tanam Serentak Pascabencana

Kamis, 14 Mei 2026 | Mei 14, 2026 WIB Last Updated 2026-05-14T01:59:52Z

Terbit Kamis,14 Mei 2026

Rekor Cepat 23 Hari! Padang Pariaman Selesaikan Rehabilitasi Sawah, Gelar Tanam Serentak Pascabencana

 

MardataNews.com - PADANG PARIAMAN – Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman menggelar kegiatan Tanam Serentak pada lahan pertanian yang terdampak bencana hidrometeorologi, Rabu (13/5/2026), di kawasan persawahan Tanah Taban. Kegiatan ini menjadi bukti nyata keberhasilan percepatan pemulihan sektor pertanian, di mana target penyelesaian selama satu bulan dari Kementerian Pertanian berhasil dituntaskan hanya dalam waktu 23 hari.

 

Acara strategis ini dihadiri langsung oleh Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah. Turut hadir Menteri Pertanian RI yang diwakili Kepala Pusat Pelatihan Pertanian Republik Indonesia Dr. Teddy Dirhamsyah, SP., M.Ab, Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis, unsur Forkopimda, Kepala BRMP Kementan Wilayah Sumbar, serta para kepala dinas dan jajaran perangkat daerah terkait.

 

Dalam laporannya, Bupati John Kenedy Azis memaparkan dampak besar bencana terhadap sektor pertanian sebagai tulang punggung ekonomi masyarakat. Total lahan sawah terdampak mencapai 1.263,4 hektare, dengan rincian:

✅ Rusak Ringan: 446 hektare

✅ Rusak Sedang: 238,25 hektare

✅ Rusak Berat: 450,7 hektare

✅ Hilang / masuk aliran sungai: 100,5 hektare

 

Selain itu, lahan tanaman jagung juga mengalami kerusakan seluas 570,35 hektare, yang terdiri dari kategori rusak ringan, sedang, berat, hingga 4,3 hektare dinyatakan hilang terbawa arus air.

 

“Alhamdulillah, untuk kategori rusak ringan seluruhnya sudah tertangani 100 persen melalui program optimalisasi lahan dari Kementerian Pertanian. Untuk rusak sedang seluas 238,25 hektare, sudah 198 hektare tertangani lewat bantuan APBN, sedangkan sisanya belum memenuhi syarat teknis,” jelas Bupati.

 

Namun, ia menyampaikan bahwa lahan rusak berat dan lahan yang hilang hingga kini belum mendapatkan alokasi pemulihan maupun penggantian lahan dari pemerintah pusat. Kondisi serupa juga masih dialami lahan jagung terdampak bencana.

 

Keberhasilan penyelesaian pekerjaan dalam waktu 23 hari ini merupakan tindak lanjut kunjungan kerja Menteri Pertanian RI pada 14 April 2026 lalu, yang memberikan tenggat waktu penyelesaian selama satu bulan.

 

“Kita buktikan target selesai lebih cepat dari waktu yang ditetapkan. Hari ini tanam serentak kita laksanakan sebagai wujud komitmen kuat memulihkan pertanian daerah,” tegasnya.

 

Pada kesempatan itu, Bupati juga memohon dukungan pemerintah pusat agar segera mengalokasikan bantuan pemulihan untuk 450,7 hektare sawah rusak berat, 100,5 hektare sawah hilang, serta lahan jagung seluas 570,35 hektare. Ia juga berpesan kepada seluruh kelompok tani agar memanfaatkan bantuan sebaik mungkin demi hasil panen yang maksimal.

 

Sementara itu, perwakilan Menteri Pertanian RI, Dr. Teddy Dirhamsyah, menyampaikan apresiasi dan menargetkan cakupan tanam di Sumatera Barat yang


Penulis:Amar Piliang

Bolasport

×
Berita Terbaru Update