MardataNews. com-PADANG -Bupati Padang Pariaman, H. John Kenedy Azis, S.H., M.H., memanfaatkan momentum ajang bergengsi Proctorship Kasus Kardiovaskuler Pediatrik di RSUP Dr. M. Djamil Padang untuk memperjuangkan penguatan layanan kesehatan di daerah. Dalam kesempatan berharga tersebut, Bupati secara langsung menyerahkan proposal pembangunan Puskesmas Pembantu (Pustu) kepada Menteri Kesehatan Republik Indonesia, sebagai langkah strategis memperluas akses pelayanan bagi masyarakat.
Kegiatan berlangsung di Auditorium Lantai IV Gedung Administrasi dan Instalasi Rawat Jalan RSUP Dr. M. Djamil Padang, Kamis (30/7/2026), dihadiri oleh Menteri Kesehatan RI, Gubernur Sumatera Barat, jajaran Kemenkes RI, para Bupati/Wali Kota se-Sumatera Barat, serta para direktur rumah sakit. Bupati JKA turut didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Padang Pariaman beserta jajaran.
Proctorship Kasus Kardiovaskuler Pediatrik sendiri merupakan forum peningkatan kompetensi tenaga kesehatan melalui pendampingan langsung para ahli dalam penanganan jantung bawaan anak. Ajang ini menjadi sarana transfer ilmu, berbagi pengalaman klinis, memperkuat jejaring rujukan, dan meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi bayi dan anak.
Langkah ini didasari urgensi di lapangan: data Dinas Kesehatan mencatat dari 2.842 kelahiran bayi periode Januari–Juni 2026, terdapat lima kasus penyakit jantung bawaan. Meski jumlah belum masif, kasus ini menuntut deteksi dini, penanganan cepat, serta sistem rujukan yang tangguh demi kesembuhan dan kualitas hidup anak.
Oleh karena itu, Bupati JKA memanfaatkan pertemuan langsung dengan Menteri Kesehatan untuk mengajukan proposal pembangunan Pustu. Ini adalah bukti keseriusan Pemkab Padang Pariaman memperkuat layanan dasar hingga ke pelosok nagari, agar masyarakat mendapat akses yang mudah, cepat, dan berkualitas.
"Infrastruktur kesehatan adalah pondasi pelayanan terbaik, terutama bagi ibu dan anak. Kami berupaya menghadirkan layanan yang merata di seluruh wilayah Padang Pariaman. Dukungan pemerintah pusat sangat diharapkan agar fasilitas kesehatan dasar semakin memadai," tegas Bupati.
Kehadiran Padang Pariaman dalam forum nasional ini menegaskan komitmen sinergi dengan pusat dan rumah sakit rujukan. Diharapkan kolaborasi ini memperluas akses layanan spesialistik, mempercepat penanganan jantung bawaan anak, dan mengangkat derajat kesehatan masyarakat daerah.
(Diskominfo Padang Pariaman)Penulis:Amar Piliang
