-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Padang Pariaman

https://www.mardatanews.com/2024/01/hadiri-malam-syukuran-bersama.html

Tag Terpopuler

Padang Pariaman Jadi Lokasi Peluncuran Resmi Gerakan Tobat Ekologis Nasional

Selasa, 14 Juli 2026 | Juli 14, 2026 WIB Last Updated 2026-07-14T13:25:30Z

Terbit selasa, 14 Juli 2026

Padang Pariaman Jadi Lokasi Peluncuran Resmi Gerakan Tobat Ekologis Nasional
 
MardataNews com-PADANG PARIAMAN – Kabupaten Padang Pariaman kini menjadi pusat perhatian lingkungan hidup nasional. Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia, Mohammad Jumhur Hidayat, secara resmi mencanangkan Gerakan Tobat Ekologis Nasional melalui aksi penanaman bibit mangrove dan kelapa di kawasan Politeknik Pelayaran Sumatera Barat, Selasa (14/7/2026).
 
Pencanangan ini menandai dimulainya gerakan besar pemulihan ekosistem nasional, memperkuat ketahanan terhadap bencana hidrometeorologi, serta membangun kesadaran seluruh masyarakat untuk menjaga alam. Lokasi Padang Pariaman dipilih bukan tanpa alasan strategis, mengingat wilayah ini dan sekitarnya menjadi salah satu yang paling merasakan dampak berat bencana dalam beberapa tahun terakhir.
 
Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, menegaskan bencana banjir dan longsor yang melanda Sumatera Barat tahun lalu menjadi pelajaran berharga. Kerugian yang ditimbulkan mencapai lebih dari Rp33 triliun, disertai jatuhnya korban jiwa dan kerusakan infrastruktur luas.
 
"Fakta ini membuktikan pembangunan tak boleh mengorbankan alam. Gerakan Tobat Ekologis adalah langkah nyata mengubah pola pikir, sekaligus memperkuat mitigasi bencana di masa depan," ujar Mahyeldi.
 
Pemerintah Provinsi pun berkomitmen memperluas gerakan ini ke sekolah, perguruan tinggi, dan seluruh instansi. Selain itu, mulai diterapkan kewajiban pengelolaan sampah mandiri bagi kantor pemerintahan dan satuan pendidikan untuk membentuk budaya peduli lingkungan.
 
Sementara itu, Menteri Lingkungan Hidup Mohammad Jumhur Hidayat menegaskan gerakan ini bukan sekadar seremonial.
 
"Persoalan sampah, mikroplastik, kerusakan hutan, lahan kritis, hingga dampak pertambangan tak bisa diselesaikan pemerintah sendirian. Butuh gotong royong seluruh elemen bangsa: daerah, pengusaha, akademisi, hingga masyarakat luas," tegasnya.
 
Ia pun optimis target penyelesaian masalah sampah nasional dalam dua tahun sesuai arahan Presiden dapat tercapai jika semua pihak bersatu dan beraksi nyata.
 
Pencanangan di Padang Pariaman diharapkan menjadi pemicu gerakan serupa di seluruh daerah. Aksi sederhana seperti menanam pohon, menjaga pesisir, dan memilah sampah diyakini menjadi benteng paling kuat melawan bencana. Kini, Padang Pariaman bukan hanya tuan rumah, melainkan simbol komitmen bersama menuju Indonesia yang lebih hijau, tangguh, dan berkelanjutan.
 
Kutipan Rilis Kominfo Diskominfo Padang Pariaman.
Penulis:Amar Pilubang
 
 
 

Bolasport

×
Berita Terbaru Update