Terbit Senen, 27 Juli 2026
Plafon Lepas Dibiarkan Lama, Dana BOS Ada tapi Tak Digunakan? MTSN 3 Padang Pariaman Jadi Sorotan
MardataNews.com - PADANG PARIAMAN -Kondisi bangunan Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTSN) 3 yang berlokasi di Lima Koto Kampung Dalam, Padang Pariaman, sangat memprihatinkan dan kini menuai sorotan tajam dari masyarakat sekitar. Fasilitas sekolah terlihat tidak terawat, kerusakan dibiarkan begitu saja tanpa ada upaya perbaikan dari pihak kepala sekolah, padahal anggaran yang seharusnya bisa digunakan sudah tersedia.
Berdasarkan pantauan langsung awak media di lokasi, terlihat jelas bagian plafon di area belakang sekolah banyak yang sudah lepas dan menggantung berbahaya. Kondisi rusak ini ternyata sudah berlangsung cukup lama, namun seolah sengaja diabaikan dan tidak ada tindakan penanganan sama sekali demi keselamatan penghuni sekolah.
Hal ini makin memicu tanda tanya besar di kalangan warga. Pasalnya, aturan mengizinkan 20 persen dari alokasi Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) digunakan khusus untuk pemeliharaan serta rehabilitasi ringan bangunan sekolah. Ada anggaran yang seharusnya siap pakai demi kenyamanan dan keamanan siswa serta guru, namun kenyataannya bangunan tetap dibiarkan rusak tanpa perbaikan.
Hingga berita ini diturunkan, awak media telah berupaya keras meminta penjelasan langsung kepada Kepala Sekolah MTSN 3 Padang Pariaman, Fadli. Pesan dikirim lewat WhatsApp, panggilan telepon dilakukan berkali-kali, namun tak ada satu pun yang dijawab atau diangkat. Sikap bungkam ini justru makin memperkuat dugaan adanya kejanggalan dalam pengelolaan sekolah.
Sudah seharusnya Masyarakat secara tegas menuntut agar instansi terkait tidak tinggal diam. Peninjauan mendesak harus segera dilakukan, perbaikan harus segera diwujudkan demi masa depan anak didik. Lebih dari itu, warga mendesak aparat penegak hukum turun ke lapangan untuk memeriksa secara rinci penggunaan dan pertanggungjawaban Dana BOS di sekolah tersebut. Ke mana dana itu disalurkan jika bukan untuk memperbaiki kerusakan yang sudah terlihat jelas ini?
Kepentingan pendidikan dan keselamatan siswa adalah yang utama. Jangan sampai fasilitas sekolah rusak dibiarkan, sementara anggaran yang ada tidak digunakan sesuai peruntukannya.
Penulis: Amar Piliang
