-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Padang Pariaman

https://www.mardatanews.com/2024/01/hadiri-malam-syukuran-bersama.html

Tag Terpopuler

Puncak Padang Pariaman Maulid Gadang: Bupati JKA Umumkan Jembatan Anduriang Dibangun November, Larang Organ Tunggal Lewat Tengmalam

Selasa, 25 Agustus 2026 | Agustus 25, 2026 WIB Last Updated 2026-08-25T07:44:48Z

Terbit selasa, 25Agustus 2026

Puncak Padang Pariaman Maulid Gadang: Bupati JKA Umumkan Jembatan Anduriang Dibangun November, Larang Organ Tunggal Lewat Tengmalam

 

MardataNews.com - PADANG PARIAMAN - Pada acara puncak peringatan Padang Pariaman Maulid Gadang, Selasa (25/8/2026), Bupati Padang Pariaman Dr. H. John Kenedy Azis, S.H., M.H. menyampaikan sejumlah kabar penting sekaligus menegaskan komitmen pemerintah daerah membangun infrastruktur sekaligus karakter generasi muda.

 

Dalam sambutannya yang penuh semangat, Bupati mengawali dengan kabar gembira terkait pembangunan kembali Jembatan Anduriang yang roboh akibat banjir bandang November 2025 lalu:

 

"Insyaallah, November 2026 ini, setelah kurang lebih 4–5 tahun putus, kita bangun kembali dengan anggaran sebesar Rp47,5 miliar."

 

Bukan hanya Anduriang, jembatan Kayu Gadang Sikabu juga disiapkan untuk direalisasikan sebagai bukti nyata pembangunan infrastruktur yang terus diperjuangkan untuk masyarakat.

 

Namun Bupati menegaskan, pembangunan yang sesungguhnya bukan hanya soal jalan dan jembatan:

 

"Pembangunan yang sesungguhnya bukan hanya tentang seberapa banyak jalan yang kita bangun, bukan hanya tentang seberapa besar pertumbuhan ekonomi yang kita capai, tetapi juga tentang seberapa baik karakter generasi yang kita persiapkan untuk masa depan."

 

Untuk menjaga akhlak generasi muda, Pemkab Padang Pariaman telah menetapkan larangan beroperasinya organ tunggal melebihi pukul 23.30 WIB. Langkah ini ditegakkan berkat dukungan penuh Forkopimda, khususnya Ibu Kapolres dan Bapak Dandim yang telah konsisten menegakkan hukum.

 

"Adat bersandi syarak', syarak' bersandi Kitabullah — hendaknya tidak hanya menjadi semboyan, tetapi menjadi pedoman dalam kehidupan masyarakat Kabupaten Padang Pariaman," tegas Bupati.

 

Padang Pariaman Maulid Gadang, lanjutnya, bukan sekadar seremonial keagamaan. Tradisi ini merupakan kekayaan budaya yang mengandung nilai adat, kebersamaan, gotong royong, seni, dan keagamaan yang diwariskan turun-temurun. Bahkan, Padang Pariaman mungkin menjadi satu-satunya kabupaten di Indonesia yang menyelenggarakan peringatan Maulid Nabi selama kurang lebih empat bulan.

 

Bupati juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada 130 lebih guru dan Buya yang membantu sepanjang rangkaian Maulid Gadang, serta 18 pasang Pendikia yang turut memeriahkan acara. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada ninik mamak, cadiak pandai, alim ulama, tokoh masyarakat — termasuk Bapak H. Mahyudin (Buyung Kenek) yang partisipasinya luar biasa — serta para perwakilan PKDP se-Indonesia, rekan-rekan wartawan, dan seluruh hadirin.

 

"Kita ingin nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW — kejujuran, amanah, kesederhanaan, kasih sayang, kepedulian pada kaum lemah, dan persaudaraan - tidak hanya kita dengarkan dalam tausiyah, tetapi benar-benar kita hadirkan dalam kehidupan sehari-hari," pesan Bupati.

 

Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman berkomitmen terus membangun daerah tidak hanya melalui infrastruktur dan ekonomi, tetapi juga melalui pembangunan manusia yang berkarakter, beriman, dan berakhlak mulia -menuju Padang Pariaman yang maju, sejahtera, religius, berdaya, dan bermartabat. 🤲

 

 

 

📜 Sejarah Mendunia: Seluruh Elemen Bergotong Royong Memeriahkan Maulid Nabi

 

Padang Pariaman Maulid Gadang kini telah mencatat sejarah yang mendunia. Seluruh sektor ikut andil dalam mengenang kelahiran Rasulullah SAW - mulai dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD), staf Pemda, hingga seluruh elemen masyarakat menjadikan momen ini sebagai sarana amal ibadah bersama.

 

Peringatan Maulid Nabi berlangsung di lapangan dan kawasan usaha UMKM sekitar Masjid Raya Ali Mukhni, Parit Malintang, dengan rangkaian acara yang kaya akan budaya dan keagamaan:

 

- 🎶 Gandang Tasa

- 🎤 Badikia-dikia

- 📖 Pembacaan Al-Qur'an dan Doa Bersama

- 🍛 Makan Bajamba

- 🎵 Lomba Kasidah Rebana

- 🎋 Tradisi Malamang

- 🌸 Prosesi Bungga Lado — lebih dari 100 jenis bunga dari seantero Padang Pariaman dikumpulkan dengan semangat Badoncek sebagai wujud kepedulian dan kebersamaan

 

Acara ini menjadi garda terdepan kebersamaan Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman, dihadiri oleh Kepala OPD, staf, Kepala Sekolah se-Kabupaten Padang Pariaman (SD, SMP, SMA), Ketua DPRD, Ketua TP-PKK, Bupati, KONI, Bawaslu, Bank Nagari, Bank BPR, serta seluruh elemen masyarakat Parit Malintang, ulama, ninik mamak, dan majelis taklim.

 

Kegiatan ini juga merambah ke seluruh penjuru dunia — para perantau Padang Pariaman dan Sumatera Barat yang berada di mancanegara turut merasakan semangat Maulid Gadang. Melalui tradisi ini, semangat leluhur yang diwariskan turun-temurun kembali hidup dan tumbuh kuat di hati setiap generasi.

 

#PadangPariamanMaulidGadang

#JembatanAnduriang

#JohnKenedyAzis

#PembangunanKarakter

#AdatBersandiSyara

#SumateraBaratBerkah

#MaulidNabiMendunia

 

📝 Redaksi MardataNews

📅 Padang Pariaman, 25 Agustus 2026

 

 

Bolasport

×
Berita Terbaru Update