Kabut Asap Menyelimuti Padang Pariaman, Pemerintah Bagikan Masker Gratis & Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan
MardataNews.com - PADANG PARIAMAN -Kabut asap yang menyelimuti Kabupaten Padang Pariaman dalam beberapa hari terakhir mendorong Pemerintah Kabupaten segera mengambil langkah cepat demi melindungi kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak. Rabu (9/9/2026), pemerintah daerah membagikan masker gratis kepada warga dan pelajar, dipusatkan di depan SDN 04 Enam Lingkung.
Satu per satu masker dikenakan para siswa sebelum beraktivitas - langkah sederhana namun krusial di tengah penurunan kualitas udara.
⚠️ Kualitas Udara Kategori Tidak Sehat
Berdasarkan pemantauan melalui Shelter Air Quality Monitoring System (AQMS) di Parik Malintang, Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) menunjukkan peningkatan konsentrasi partikulat halus (PM2,5) hingga berada pada kategori tidak sehat. Kondisi ini berpotensi mengganggu kesehatan, terutama sistem pernapasan masyarakat.
Tak hanya membagikan masker, jajaran Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman bersama kader TP-PKK dan instansi terkait juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan serta menjaga kesehatan di tengah kabut asap.
📢 Imbauan Bupati: Gunakan Masker & Jangan Bakar Sampah
Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis mengajak seluruh masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan bersama-sama menjaga kualitas udara:
"Kami mengimbau masyarakat agar selalu menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah, terutama bagi pengendara sepeda motor. Selain itu, jangan membakar sampah karena dapat memperparah kondisi udara dan berpotensi memicu kebakaran." — John Kenedy Azis, Bupati Padang Pariaman
Beliau juga mengingatkan agar kelompok rentan — anak-anak, lansia, serta masyarakat dengan riwayat penyakit pernapasan — mengurangi aktivitas di luar rumah apabila tidak mendesak.
🤝 Wujud Kepedulian Pemerintah di Tengah Masyarakat
Bagi Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman, pembagian masker bukan sekadar membagikan alat pelindung diri, melainkan wujud kehadiran pemerintah di tengah masyarakat saat menghadapi dampak kabut asap. Melalui langkah ini, pemerintah berharap masyarakat semakin sadar pentingnya melindungi diri sekaligus ikut menjaga lingkungan dengan tidak melakukan pembakaran sampah maupun lahan, sehingga kualitas udara dapat kembali membaik.
Kutipan Rilis: Diskominfo Padang Pariaman
Penulis: Amar Piliang
