Terbit minggu,20 September 2026
Saya Suka Programnya, Tapi Anak-anak Harus Aman!" - Bupati JKA Tegaskan Pentingnya Kualitas MBG
MardataNews.com-PADANG PARIAMAN -Keamanan dan kualitas makanan dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman. Bupati memastikan setiap hidangan yang sampai ke tangan siswa layak dikonsumsi dan sesuai standar.
Hal itu disampaikan Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis saat menerima kunjungan Kepala Regional Badan Gizi Nasional (BGN) wilayah Riau, Kepulauan Riau, dan Sumatera Barat, Dr. Syartiwidya, S.T.P., M.Si., beserta rombongan di ruang kerjanya, Jumat (18/9/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Bupati JKA menyoroti temuan di lapangan, di mana sejumlah pelaksanaan dinilai belum sepenuhnya mengikuti Standar Operasional Prosedur (SOP). Salah satu yang paling mendesak adalah rentang waktu antara pengolahan hingga pendistribusian makanan ke sekolah.
"Kalau memasaknya jam satu atau dua pagi, ditutup, lalu baru diantar jam sebelas siang, prosesnya harus kita periksa kembali. Ada laporan makanan sampai dalam kondisi basi. Ini yang harus dicari tahu penyebabnya," tegas Bupati.
Ia menegaskan keprihatinannya sekaligus menegaskan dukungan terhadap program ini.
"Bagi saya ini prioritas utama. Saya sangat mendukung kehadiran BGN, tetapi saya juga sangat peduli pada anak-anak kami. Langkah ini kita lakukan sebagai pencegahan - programnya sangat baik, tapi saya tidak ingin ada masalah yang menimpa para siswa," ujarnya.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Regional BGN Dr. Syartiwidya menyatakan kesiapan pihaknya menerima setiap masukan, laporan, maupun temuan terkait pelaksanaan MBG-menyangkut Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), mitra yayasan, hingga persoalan lingkungan seperti Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang berdampak pada warga.
Ia menjelaskan bahwa setiap pelaksana terikat aturan dan SOP ketat. Jika ditemukan pelanggaran, BGN akan memberikan teguran hingga surat peringatan. Apabila tidak ada perbaikan, langkah selanjutnya bisa berupa rekomendasi pemberhentian pelaksana.
Pertemuan ini menjadi langkah nyata sinergi antara Pemkab Padang Pariaman dan BGN untuk memastikan program MBG berjalan benar-benar aman, sehat, dan bermanfaat bagi para siswa serta tidak merugikan masyarakat di sekitar lokasi pelaksanaan.
Penulis:Amar Piliang
(Diskominfo Padang Pariaman)
