-->
Home
Notification
Label Mobile
Home
Terpopuler
Indeks
×
Home
Terbaru
Terpopuler
Kategori Berita
Cari Berita
Layanan
Sitemap
Redaksi
Contact Us
About Me
Copyright ©
Portal Berita Masyarakat Indonesia
Halaman
Beranda
Sitemap
About Me
Contact Us
Privacy Policy
Disclaimer
Term and Conditions
Label
Video
Agam
Headline
Kota Padang
Padang Pariaman
Pariaman
Sumbar
Vidio
Padang Pariaman
https://www.mardatanews.com/2024/01/hadiri-malam-syukuran-bersama.html
Indeks Berita
Padang Pariaman
Headline
Headline Padang Pariaman
Kota Padang
Headline padang Pariaman.
Pariaman
Sumbar
Agam
Headline Sumbar
Vidio
Headline Kota Padang
Kabupaten Agam.
Sumbar.
Tag Terpopuler
Headline
Home
-
Currently Browsing: Artikel
Tampilkan postingan dengan label
Artikel
.
Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label
Artikel
.
Tampilkan semua postingan
Artikel
"Dari Ranah untuk Dunia: Mempersiapkan Generasi Muda yang Kreatif, Inovatif, dan Mandiri untuk Sumatera Barat Madani"
Artikel |
November 07, 2025
Jumat, 07 November 2025 November 07, 2025 WIB
Last Updated
2025-11-07T06:19:38Z
Next
Langganan:
Postingan (Atom)
Bolasport
Ke Halaman Sepakbola
Artikel Pilihan
Ke Halaman Artikel
Kode Menu Navigasi Utama
Sitemap
About Me
Contact Us
Disclaimer
Policy Privacy
Term and Conditions
Berita Terpopuler
Musyawarah Tambak H. Adrijon: Pembangunan Kantor Wali Nagari Duku Pilubang Siap Dieksekusi Jelang Idul Adha 2026
Proyek Rehap SMAN 1 Kota Singkarak Rp2 Miliar Lebih: Pekerja Tanpa APD Langgar UU Ketenagakerjaan, Diduga Menyimpang Rencana & Minim Pengawasan
Tak Gentar Fitnah, Ditreskrimsus Polda Sumbar Tetap Gaspol Berantas PETI & Mafia BBM Subsidi
Partnering with Media: SMAN 1 Solsel Principal Presents Achievements and National Values
Anak Sakit Kaki Bengkak Malah Dikeluarkan dari Sekolah, Ayah Wartawan Senior di Padang Pariaman Merasa Kecewa & Minta Keadilan ke Bupati MardataNews. com-PADANG PARIAMAN – Sebuah kisah memilukan datang dari Kabupaten Padang Pariaman. Seorang ayah bernama Alex Edrial mengaku kecewa berat atas perlakuan pihak sekolah terhadap putrinya, Alimah (15), yang diberhentikan sepihak saat duduk di bangku kelas 3 SMP Negeri 1 Sintoga. Padahal, alasan pemberhentian anak tersebut dikarenakan kondisi kakinya yang sakit dan bengkak, sehingga tidak mampu memakai sepatu serta mengikuti kegiatan sekolah seperti peserta didik lainnya. Kini, Alimah hanya bisa berdiam diri di rumah, sementara impiannya melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi seakan terhenti di tengah jalan. Sang ayah pun kini menaruh harapan besar kepada Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman agar putrinya bisa diterima kembali dan mendapatkan hak pendidikannya. Kepada awak media, Minggu (31/5/2026), Alex Edrial mengungkapkan rasa sedih sekaligus kekecewaannya atas sikap pihak sekolah. Menurutnya, putrinya diberhentikan langsung oleh Wakil Kepala Sekolah SMP 1 Sintoga. Bahkan, pihak sekolah dianggap tidak memiliki rasa empati. "Dia diberhentikan di sekolah oleh Wakil Kepala Sekolah. Bahkan pesannya disampaikan sampai ke rumah anak didik, katanya: 'Ujian saja Paket C tidak usah ke sekolah lagi'," ungkap Alex dengan nada kecewa. Alex menjelaskan, alasan putrinya dikeluarkan murni karena kondisi kesehatannya. Kaki Alimah mengalami pembengkakan parah sehingga ia kesulitan berjalan dan tidak bisa memakai sepatu sekolah. Padahal, sebagai orang tua, Alex sudah melaporkan kondisi anaknya secara resmi melalui surat pemberitahuan kepada pihak sekolah. Namun, alasan kemanusiaan tersebut seolah tidak didengar. "Anak saya sakit kakinya, bengkak parah sampai tidak bisa pakai sepatu. Saya sudah sampaikan lewat surat ke sekolah, minta pengertian. Tapi anaknya diberhentikan," tambahnya. Kini, Alimah hanya menghabiskan waktunya di rumah dengan penuh harap. Ia ingin kembali bersekolah, mengikuti ujian, dan melanjutkan cita-citanya. Alex pun akhirnya memilih melawan rasa takut dan berharap campur tangan Bupati Padang Pariaman untuk memulihkan hak pendidikan anaknya. "Saya sangat berharap dan memohon kepada Bupati Padang Pariaman, tolong terima kembali anak saya bersekolah. Demi masa depannya, demi jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Dia mau sekolah, dia mau ujian, dia mau punya masa depan," harapnya penuh emosi. Pemberhentian ini terjadi pada masa kepemimpinan Bupati Suharibur Marzuqi dan Wakil Bupati Rahmat Hidayat. Uniknya, Alex Edrial sendiri diketahui bukanlah orang biasa, melainkan seorang wartawan senior yang berdomisili di Kota Padang. Selama ini ia sering memberitakan berbagai peristiwa, namun kini ia sendiri merasakan pahitnya ketidakadilan yang dialami putri kandungnya di sekolah yang dipimpin oleh kepala sekolah tersebut. Alex berharap, kasus ini menjadi perhatian serius. Bagaimanapun, pendidikan adalah hak setiap warga negara, termasuk anak yang sedang sakit dan membutuhkan pengertian, bukan justru dibuang dari sekolah. Penulis:Amar Piliang
Lihat Selengkapnya