Pascabencana Padang Pariaman Mundur 20 Tahun, JKA Usulkan Rp187,3 Miliar untuk Bangkitkan Layanan Kesehatan
MardataNews. com-PADANG PARIAMAN — Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis (JKA) menerima Kunjungan Kerja Spesifik (Kunspek) Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia, Kamis (29/1/2026), guna mempercepat pemulihan dan penguatan layanan kesehatan pascabencana di daerah tersebut.
Komisi IX DPR RI yang menangani kesehatan, ketenagakerjaan, dan jaminan sosial dipimpin Wakil Ketua Komisi IX drg. Putih Sari sebagai Ketua Tim, bersama anggota komisi Felly Estelita Runtuwene, S.E., Sukur H. Nababan, S.T., Vita Ervina, S.E., M.B.A., H. Tubagus Haerul Jaman, S.E., Ade Rezki Pratama, S.E., M.M., dan Dr. Hj. Netty Prasetiyani, M.Si. Turut hadir perwakilan Kementerian Kesehatan, Badan Gizi Nasional, BPJS Kesehatan, dan Kementerian Ketenagakerjaan.
JKA mengungkapkan bahwa bencana membuat Padang Pariaman seakan mundur hampir 20 tahun, dengan kerusakan infrastruktur kesehatan yang sangat berdampak pada masyarakat. "Kami sangat berharap dukungan nyata pemerintah pusat untuk pemulihan dan penguatan layanan kesehatan," tegasnya.
Melalui Dinas Kesehatan dan koordinasi dengan Kementerian Kesehatan (Ditjen P2), Pemkab Padang Pariaman mengusulkan anggaran strategis kesehatan sebesar Rp187.346.869.501 di luar skema R3P, yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan fasilitas medis modern, pemerataan akses, dan pemenuhan jaminan kesehatan.
Fokus utama alokasi anggaran:
- Pembelian alat kesehatan RS Tipe D Nagari Pilubang, Kecamatan Sungai Limau: Rp65 miliar
- Pembangunan Rumah Sakit Jiwa: Rp70 miliar
- Relokasi dan pembangunan Puskesmas Sintuk Toboh Gadang: Rp10,7 miliar
- Pendukung percepatan Universal Health Coverage (UHC) untuk 71.629 jiwa masyarakat belum terdaftar JKN: Rp32,4 miliar
"UHC adalah kunci agar masyarakat benar-benar terlindungi dari risiko kesehatan. Kami ingin tidak ada lagi warga yang tertinggal hanya karena persoalan administrasi atau kemampuan ekonomi," ujar JKA.
Selain itu, usulan juga mencakup penunjang pelayanan puskesmas:
- Pengadaan 12 unit kursi gigi untuk 12 puskesmas: Rp3 miliar
- Penambahan 3 unit ambulans untuk Puskesmas Sikucur, Ampalu, dan Sintuk: Rp1,35 miliar
- Pengembangan Labkesda: Rp2,7 miliar
- Dukungan operasional Dinas Kesehatan: Rp2 miliar
drg. Putih Sari menegaskan pihaknya akan meninjau usulan secara cermat agar sesuai dengan kebutuhan riil masyarakat dan berharap anggaran tersebut memiliki alokasi khusus. Kunjungan ini juga dilakukan untuk mendorong Kementerian Keuangan dan Kementerian Kesehatan memberikan dukungan yang memadai.
Anggota Komisi IX Ade Rezki Pratama menyampaikan akan mendorong skema Penerima Bantuan Iuran (PBI) untuk menutup kekurangan capaian target UHC.
Melalui kunjungan ini, Pemkab Padang Pariaman berharap sinergi dengan DPR RI dan pemerintah pusat dapat mempercepat pemulihan pascabencana serta mewujudkan layanan kesehatan yang adil, merata, dan berkelanjutan.
Kutipan Rilis Kominfo Padang Pariaman
Penulis:Amar Piliang
