MardataNews. com-PADANG PARIAMAN — Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman menerima kunjungan audiensi dari PLN Indonesia Power di Kantor Bupati pada Kamis (05/02/2026). Pertemuan ini fokus membahas rencana penetapan lokasi Hunian Tetap (Huntap) bagi masyarakat terdampak bencana.
Hadir dalam audiensi tersebut perwakilan PLN Indonesia Power, serta jajaran Pemkab Padang Pariaman antara lain Sekretaris Daerah Rudy Repenaldi Rilis, Kepala BPKD Muhammad Fadhlyi, dan Inspektur Hendra Aswara.
Bupati John Kenedy Azis menyampaikan bahwa berdasarkan koordinasi dengan BNPB, pembangunan Huntap diprioritaskan di atas tanah negara. Oleh karena itu, Pemkab mengajukan agar lokasi Hunian Sementara (Huntara) di kawasan Asam Pulau, Nagari Anduriang, Kecamatan 2x11 Kayu Tanam — milik PLTA Asam Pulau — dapat ditetapkan sebagai Huntap permanen.
"Hingga saat ini tercatat sebanyak 792 rumah mengalami rusak berat dan telah dilaporkan resmi ke BNPB. Semuanya membutuhkan hunian tetap yang harus direalisasikan sesegera mungkin," ucap Bupati.
Menurutnya, Huntara yang berada di dua titik (Asam Pulau dan Talao Mundam, Nagari Kasang, Kecamatan Batang Anai) hanya dapat digunakan selama enam bulan, sama dengan masa berlaku Dana Tunggu Hunian (DTH).
"Hunian tetap adalah solusi jangka panjang agar masyarakat memiliki tempat tinggal yang layak, aman, nyaman, dan permanen. Percepatan pembangunannya menjadi prioritas bersama yang membutuhkan dukungan berbagai pihak," tegasnya. Bupati juga berharap sejumlah lahan milik PLN Indonesia Power di wilayah kabupaten dapat dimanfaatkan untuk Huntap.
Perwakilan PLN Indonesia Power memberikan respons positif dan menyatakan komitmen untuk bersinergi serta mendukung upaya percepatan pembangunan hunian tetap bagi masyarakat terdampak.
Audiensi ini diharapkan menjadi langkah awal memperkuat kolaborasi guna mempercepat penyediaan hunian layak bagi korban bencana.
Kutipan Rilis Kominfo Padang Pariaman
Penulis:Amar Piliang
