Pemerintah Padang Pariaman Percepat Pembangunan Hunian Tetap Bagi Korban Bencana
MardataNews com-PADANG PARIAMAN - Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman menegaskan komitmen mempercepat pembangunan hunian tetap (huntap) bagi masyarakat terdampak bencana alam. Program ini merupakan inisiatif Pemerintah Pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah.
Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis, menyampaikan bahwa saat ini telah ada dua lokasi hunian sementara (huntara) yang sudah ditempati oleh masyarakat terdampak. Kedua lokasi tersebut juga telah diajukan untuk dinaikkan statusnya menjadi hunian tetap.
"Alhamdulillah, dua huntara sudah dibangun dan dihuni. Selanjutnya, kita ajukan sebagai hunian tetap agar masyarakat memiliki tempat tinggal yang lebih layak dan permanen," ujar Bupati.
Di lokasi Asam Pulau diperkirakan dapat dibangun sekitar 100 unit huntap. Sementara di kawasan Batang Anai, jumlah yang memungkinkan berkisar antara 80 hingga 100 unit, disesuaikan dengan kondisi dan ketersediaan lahan.
Bupati menjelaskan bahwa masa berlaku hunian sementara hanya enam bulan sejak ditempati, sehingga pemerintah pusat dan daerah memiliki waktu sekitar empat bulan ke depan untuk menyelesaikan pembangunan huntap.
"Dalam waktu empat bulan ini, huntap harus kita siapkan untuk saudara-saudara kita yang kehilangan rumah akibat bencana, baik karena hanyut, longsor, tertimbun, maupun sebab lainnya," tegasnya.
Mengenai lokasi pembangunan, huntap dapat dibangun dalam satu kawasan maupun secara terpisah di atas lahan milik masyarakat, dengan syarat utama lokasi aman dari ancaman banjir dan longsor, tidak berada di bantaran sungai, serta tidak berdekatan dengan tebing.
"Jika masyarakat memiliki lahan sendiri dan memenuhi persyaratan keamanan, maka hal tersebut diperbolehkan untuk dijadikan lokasi hunian tetap," jelasnya.
Pemerintah pusat menekankan penggunaan lahan milik negara sebagai prioritas. Namun, jika belum tersedia, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman telah mencadangkan anggaran untuk pengadaan tanah. Saat ini, pihaknya tengah mengkaji sejumlah alternatif lokasi, termasuk lahan pemerintah daerah di kawasan Tarok City yang diharapkan memenuhi kriteria.
"Kita harus optimis dan yakin. Ini adalah tanggung jawab bersama yang harus kita laksanakan. Pemerintah daerah akan terus berupaya maksimal agar hunian tetap ini segera terwujud dan masyarakat dapat kembali hidup dengan aman dan layak," tutup Bupati.
Tim Liputan Diskominfo Padang Pariaman
Catatan suntingan: Sudah disusun dengan struktur berita yang lebih jelas, penulisan yang lebih ringkas namun tetap mempertahankan informasi utama, serta pemformatan judul yang lebih menarik dan sesuai standar berita.
Kutipan Rilis Berit kominfo Padang Pariaman
Penulis:Amar Piliang
