Terbit jumat,20 februari 2026
Tidak Boleh Ada yang Sendiri" – Rumah Layak Huni Keluarga Tunawicara di Padang Pariaman Diresmikan
MardataNews.Com.Lareh Nan Panjang Barat, 17 Februari 2026 — Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis, meresmikan rumah layak huni milik Ibu Beyok, seorang penyandang disabilitas tunawicara yang tinggal bersama dua anaknya, Udin dan Irat, di Nagari Lareh Nan Panjang Barat, Kecamatan VII Koto.
Sebelumnya, rumah Ibu Beyok dan keluarganya mengalami kerusakan cukup parah akibat bencana hidrometeorologi pada akhir Desember 2025. Hujan lebat yang disertai banjir dan longsor menyebabkan pohon jengkol besar tumbang, menimpa atap serta kuda-kuda rumah sehingga merusak kamar depan dan ruang tamu.
Melihat kondisi tersebut, warga sekitar melaporkan kepada Bupati dan Ketua TP-PKK Kabupaten Padang Pariaman. Awalnya dikategorikan rusak sedang, rumah dinilai berpotensi menjadi rusak berat. Kondisi keluarga yang seluruh anggotanya tunawicara juga menjadi perhatian khusus Pemerintah Daerah.
Ketua TP-PKK Kabupaten Padang Pariaman, Ny. Nita Azis, meninjau lokasi secara langsung dan mengoordinasikan upaya perbaikan serta renovasi, mengingat rumah tersebut termasuk dalam kategori Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
Melalui jejaring dengan organisasi wanita di Jakarta, Bandung, dan Sumatera Barat, berhasil dihimpun dana hampir Rp80 juta untuk mendukung proses renovasi hingga rumah layak dan aman huni. Bupati menyampaikan apresiasi serta ucapan terima kasih kepada seluruh donatur yang turut membantu keluarga Ibu Beyok.
Dalam kesempatan itu, Bupati menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman untuk terus hadir di tengah masyarakat, khususnya bagi warga terdampak bencana dan kelompok rentan.
"Kehadiran pemerintah harus benar-benar dirasakan oleh masyarakat. Tidak boleh ada warga yang merasa sendiri dalam menghadapi musibah, terlebih bagi saudara-saudara kita yang memiliki keterbatasan," ujarnya.
Peresmian dihadiri oleh Ketua TP-PKK Kabupaten Padang Pariaman, Kepala Dinas LHPKPP, Kepala Dinas PMD, Kepala Dinas PUPR, Kepala Dinas Sosial P3A, Kalaksa BPBD, Camat VII Koto, Wali Nagari Lareh Nan Panjang Barat, serta masyarakat setempat.
Diresmikannya rumah ini diharapkan dapat membuat Ibu Beyok dan keluarga menjalani kehidupan dengan lebih aman, nyaman, dan bermartabat. Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman akan terus memperkuat sinergi dengan berbagai pihak dalam penanganan pascabencana dan pengentasan RTLH di daerah.
Kutipan Rilis kominfo
Penulis:Amar Piliang
