Dana 70 Persen Sudah Cair, Pemkab Padang Pariaman Pastikan Sekolah Pulih dalam 3 Bulan
MardataNews. com-PADANG PARIAMAN – Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman terus memperkuat komitmennya meningkatkan kualitas pendidikan melalui percepatan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan, khususnya bagi sekolah-sekolah yang terdampak bencana hidrometeorologi akhir 2025 lalu.
Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah, Hendra Aswara, menegaskan program ini menjadi langkah strategis untuk menjamin keberlangsungan belajar mengajar yang aman, nyaman, dan berkualitas.
“Program ini bukan sekadar membangun kembali, tetapi memastikan anak-anak kita mendapatkan fasilitas pendidikan yang mendukung tumbuh kembang secara optimal,” ujarnya di ruang kerjanya, Jumat (18/04/2026).
Mandatan Presiden & Data Dampak Bencana
Program Revitalisasi Satuan Pendidikan ini merupakan tindak lanjut Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 2025 dan masuk dalam Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC).
Berdasarkan data, Padang Pariaman memiliki 773 satuan pendidikan dengan total 66.532 murid. Bencana yang terjadi lalu berdampak pada 57 sekolah, terdiri dari 21 PAUD, 27 SD, dan 3 SMP. Tiga di antaranya mengalami kerusakan berat dan membutuhkan relokasi, salah satunya SDN 05 Batang Anai.
“Untuk kerusakan ringan dan sedang ditangani lewat program revitalisasi Kemendikdasmen. Sementara yang rusak berat akan dibangun sebagai Unit Sekolah Baru (USB),” jelas Hendra.
Anggaran Rp25,3 Miliar, 70 Persen Sudah Cair
Secara total, anggaran yang digelontorkan mencapai Rp25,3 miliar, dengan rincian Rp11,3 miliar untuk PAUD, Rp6,39 miliar untuk SD, dan Rp7,55 miliar untuk SMP. Hingga saat ini, sekitar 70 persen dana telah ditransfer langsung ke rekening sekolah.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Hendri, menambahkan bahwa pelaksanaan dilakukan secara swakelola dengan melibatkan kepala sekolah dan masyarakat setempat.
“Model ini dipilih agar pengerjaan lebih cepat, tepat sasaran, dan memberikan dampak ekonomi langsung bagi warga sekitar,” ungkapnya.
Pekerjaan ditargetkan selesai dalam waktu tiga bulan dengan pengawasan ketat dari tim teknis untuk menjamin kualitas bangunan sesuai standar.
Optimistis Segera Normal
Hendra Aswara menegaskan, pemerintah daerah akan terus mengawal seluruh proses hingga tuntas.
“Kami pastikan program ini berjalan cepat, tepat sasaran, dan berkualitas. Harapannya, seluruh satuan pendidikan dapat segera pulih dan memberikan layanan terbaik bagi anak-anak kita,” tutupnya.
Dengan percepatan ini, Pemkab Padang Pariaman optimistis proses pembelajaran dapat kembali berjalan normal secara aman dan nyaman.
Kutipan Rilis Kominfo Padang Pariaman.
Penulis:Amar Piliang
