Padang Pariaman Gelar Musrenbang RKPD 2027 & Rembuk Stunting, Fokus Transformasi Ekonomi dan Kesehatan
MardataNews. com-PADANG PARIAMAN — Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman melalui Bapelitbangda resmi menggelar Musrenbang Terintegrasi Rancangan RKPD Tahun 2027 dan Rembuk Stunting Tahun 2026. Acara yang berlangsung di Hall IKK Parik Malintang, Senin (6/4/2026) ini menjadi forum strategis untuk merumuskan arah pembangunan daerah sekaligus memperkuat komitmen penurunan angka stunting.
Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Bupati Padang Pariaman Rahmat Hidayat, Gubernur Sumatera Barat yang diwakili Kepala Dinas Kehutanan Dr. Ferdinal Asmin, serta Guru Besar Universitas Andalas Prof. Dr. Elfindri. Turut hadir unsur Forkopimda, Wakil Ketua DPRD Firman, kepala perangkat daerah, camat, dan perwakilan masyarakat dengan total 134 peserta.
Dalam paparannya, Dr. Ferdinal Asmin yang mewakili Gubernur Sumbar memaparkan indikator makro pembangunan, mulai dari pertumbuhan ekonomi, tingkat kemiskinan, pengangguran, hingga Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Ia menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi harus berdampak nyata dengan menciptakan lapangan kerja baru demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Lebih jauh, ia menjabarkan prioritas pembangunan Provinsi Sumatera Barat yang meliputi pemerataan pendidikan dan kesehatan, penguatan ketahanan pangan nasional, menjadikan nagari/desa sebagai basis kemajuan, pengembangan pusat perdagangan, hingga pembangunan infrastruktur yang tanggap bencana.
Sementara itu, Wakil Bupati Rahmat Hidayat dalam sambutannya menekankan bahwa Musrenbang ini menjadi momentum penting menyelaraskan visi dan misi pembangunan. Tahun 2027, Padang Pariaman mengusung tema besar: “Transformasi Ekonomi Daerah yang Inklusif dan Berkelanjutan Berbasis Ketahanan Pangan, Kesejahteraan Sosial dan Pemulihan Pascabencana.”
"Tema ini mencerminkan komitmen kami untuk memperkuat ekonomi masyarakat, meningkatkan kesejahteraan sosial, serta mempercepat pemulihan dampak bencana," ujarnya.
Selain membahas perencanaan pembangunan, acara ini juga mengintegrasikan agenda Rembuk Stunting. Rahmat Hidayat menyampaikan keprihatinan terkait data tahun 2024 yang menunjukkan adanya peningkatan angka stunting di daerah ini. Oleh sebab itu, target utama tahun 2025 adalah menekan angka tersebut melalui sinergi semua pihak.
“Penanganan stunting butuh keterlibatan pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat. Dengan kolaborasi kuat, kita optimistis angka ini bisa terus diturunkan,” tegasnya.
Acara ditutup dengan penandatanganan berita acara Musrenbang sebagai bentuk komitmen bersama mewujudkan perencanaan pembangunan yang transparan, akuntabel, dan berpihak pada rakyat.
Kutipan Rilis: Diskominfo Padang Pariaman
Penulis: Amar Piliang
