Terbit Senen, 27 Juli 2026
Jaga Stabilitas Harga & Daya Beli Masyarakat, Bupati Padang Pariaman Tegaskan Komitmen Kendalikan Inflasi 2026
MardataNews. com-PADANG PARIAMAN – Pemerintah
MardataNews.com-Kabupaten Padang Pariaman terus bergerak cepat menjaga stabilitas harga dan mengendalikan laju inflasi. Langkah ini diambil sebagai upaya utama melindungi daya beli masyarakat serta memastikan pertumbuhan ekonomi daerah tetap berjalan sehat dan berkelanjutan.
Komitmen tegas tersebut disampaikan Bupati Padang Pariaman, Dr. H. John Kenedy Azis, S.H., M.H., saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2026 secara virtual dari Ruang Dillo, Kawasan Ibu Kota Kabupaten (IKK) Parit Malintang, Senin (27/7/2026).
Bupati menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) terus mengintensifkan langkah strategis. Mulai dari pemantauan harga kebutuhan pokok harian, menjaga ketersediaan pasokan, memperlancar distribusi pangan, hingga rutin menggelar operasi pasar murah sebagai benteng antisipasi gejolak harga.
"Pengendalian inflasi adalah prioritas utama karena menyangkut hajat hidup dan kesejahteraan rakyat. Kami perkuat koordinasi dengan semua pemangku kepentingan agar pasokan aman, jalur distribusi lancar, dan harga kebutuhan pokok tetap terjangkau," ujar Bupati.
Data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kondisi inflasi di Sumatera Barat terkendali baik. Pada Juni 2026, inflasi bulanan (mtm) tercatat 0,50 persen, turun signifikan dibanding bulan sebelumnya sebesar 0,90 persen. Sementara inflasi tahun kalender (ytd) Januari–Juni 2026 sebesar 0,98 persen, dan inflasi tahunan (yoy) berada di angka 4,70 persen.
Kabar baiknya, tekanan dari kelompok pangan bergejolak (volatile food) juga membaik, turun menjadi 0,56 persen dari sebelumnya 2,47 persen. Hal ini didorong penurunan harga komoditas kunci seperti cabai merah, daging ayam, dan telur yang justru mencatatkan deflasi akumulatif.
Meski masih ada tekanan dari sektor transportasi dan energi akibat penyesuaian harga BBM non-subsidi serta tarif angkutan, Pemerintah Padang Pariaman tetap optimistis situasi dapat diredam melalui sinergi kuat bersama Pemerintah Pusat, Provinsi, Bank Indonesia, Bulog, dan seluruh elemen TPID.
Pemda akan terus memantau harga secara berkala serta memperkuat kerja sama distribusi antardaerah guna memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi dengan harga wajar.
"Dengan kerja sama yang solid dan langkah terukur, kami yakin inflasi tetap terkendali, daya beli masyarakat terjaga, dan ekonomi Padang Pariaman semakin tangguh," pungkas Bupati.
Kutipan Rilia Kominfo.
Penulis:Amar Piliang
#sorotan
#jangkauanluas
#PadangPariamanmaju
#JohnKenedyAziskerjanyata
#dunsanakJKARahmat
