Ancaman Abrasi Mengintai Permukiman, BWSS V Padang Kebut dan Tuntaskan Pengamanan Pantai Tiku
MardataNews. com-AGAM – Ancaman abrasi yang terus menggerus Pantai Tiku V Jorong, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, kini mendapatkan tanggapan serius. Melalui Badan Wilayah Sungai dan Pantai (BWSS) V Padang, pemerintah mempercepat pembangunan struktur pengaman pantai sebagai respons atas meningkatnya gelombang laut dan cuaca ekstrem yang membahayakan permukiman warga pesisir.
Abrasi di Pantai Tiku bukan lagi ancaman laten. Dalam beberapa tahun terakhir, garis pantai mengalami penyusutan signifikan, terutama saat musim gelombang tinggi. Jika tidak ditangani segera, hal ini berpotensi merusak rumah warga, fasilitas umum, serta mengganggu aktivitas ekonomi masyarakat yang bergantung pada kawasan pesisir.
Batu Besar Diresmikan, Energi Ombak Diredam
Sebagai langkah pengendalian, pemerintah membangun struktur pengaman pantai menggunakan batu berukuran besar yang disusun secara teknis. Desainnya dibuat agar mampu menahan tekanan ombak ekstrem sekaligus memperlambat laju abrasi dalam jangka panjang.
Material konstruksi dipilih berdasarkan kajian teknis guna memastikan ketahanan struktur menghadapi dinamika laut Pantai Barat Sumatera yang dikenal memiliki karakter gelombang kuat.
Proyek Dikawal Ketat, Kolaborasi Lintas Pihak
Pelaksanaan proyek dilakukan dengan pengawasan ketat dan melibatkan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, pengawas teknis, hingga aparat keamanan. Koordinasi lintas sektor ini bertujuan memastikan pekerjaan berjalan sesuai rencana dan tidak menimbulkan gangguan bagi masyarakat sekitar.
Kehadiran aparat di lapangan juga menjamin situasi tetap kondusif selama proses pembangunan berlangsung.
Warga Rasakan Dampak Positif, Mata Pencaharian Terjaga
Masyarakat Tiku V Jorong menyambut positif pembangunan pengaman pantai ini. Warga yang sebelumnya khawatir terhadap ancaman abrasi kini merasakan harapan baru atas perlindungan ruang hidup mereka.
Selain melindungi permukiman, struktur pengaman pantai juga dinilai krusial untuk menjaga mata pencaharian nelayan dan pelaku usaha pesisir, yang selama ini rentan terdampak kondisi laut ekstrem.
Bagian dari Adaptasi Perubahan Iklim
Penanganan abrasi Pantai Tiku menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam beradaptasi terhadap dampak perubahan iklim di kawasan pesisir. Pembangunan struktur ini dipandang sebagai investasi jangka panjang untuk menekan risiko bencana dan kerugian ekonomi yang lebih besar.
Pemerintah memastikan proyek akan terus dievaluasi dan dipelihara agar fungsi perlindungan pantai tetap optimal. Pengamanan Pantai Tiku V Jorong menjadi simbol keseriusan negara dalam menjaga wilayah pesisir, sekaligus memastikan keamanan, keberlan.
Penulis:Ef
