-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Padang Pariaman

https://www.mardatanews.com/2024/01/hadiri-malam-syukuran-bersama.html

Tag Terpopuler

Instruksi Presiden! Rp500 Miliar Cair untuk Sumbar, Mentan Andi Amran: Perbaikan Sawah Rusak Harus Selesai Sebulan

Selasa, 14 April 2026 | April 14, 2026 WIB Last Updated 2026-04-14T11:13:53Z

Terbit Selasa, 14  April 2026
 

Instruksi Presiden! Rp500 Miliar Cair untuk Sumbar, Mentan Andi Amran: Perbaikan Sawah Rusak Harus Selesai Sebulan

 

MardataNews. com-PADANG PARIAMAN – Menteri Pertanian (Mentan) RI, Andi Amran Sulaiman, mendorong percepatan penanganan lahan persawahan yang terdampak bencana alam saat melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Padang Pariaman, Selasa (12/4/2026).

 

Didampingi Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasko Ruseimy dan Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis, rombongan meninjau langsung kondisi sawah rusak di Korong Tanah Taban, Nagari Pasia Laweh, Kecamatan Lubuak Alung.

 

Berdasarkan data yang tercatat, total luas lahan pertanian terdampak bencana di Sumatera Barat mencapai 6.443 hektare. Sementara itu, di Kabupaten Padang Pariaman sendiri tercatat seluas 1.236,4 hektare dengan kategori kerusakan mulai dari ringan hingga lahan yang hilang tertimbun material.

 

Dalam arahannya, Mentan Andi Amran menegaskan bahwa penanganan ini merupakan instruksi langsung Presiden RI. Pemerintah pusat telah menyiapkan anggaran sekitar Rp500 miliar khusus untuk Sumatera Barat guna memulihkan lahan tersebut.

 

Ia meminta pemerintah daerah segera bergerak cepat, memangkas birokrasi, dan mempercepat realisasi program.

 

“Target kita satu bulan harus selesai. Perkuat kolaborasi, jangan ada hambatan administrasi,” tegas Mentan.

 

Ia juga mengingatkan agar daerah bekerja serius, mengingat pemerintah pusat berhak menarik kembali anggaran jika penyerapan dan pelaksanaan dinilai tidak maksimal.

 

“Kalau tidak serius, anggarannya kami tarik. Ini uang negara untuk rakyat, harus tepat guna dan tepat waktu,” tambahnya.

 

Sementara itu, Wagub Vasko Ruseimy mengakui kendala utama selama ini ada pada aspek teknis dan prosedur administrasi, meskipun anggaran telah tersedia. Pemprov Sumbar, kata dia, akan fokus mempercepat pemulihan ekonomi para petani yang terdampak.

 

Khusus untuk Padang Pariaman, daerah ini mendapatkan alokasi dana sebesar Rp12,5 miliar melalui program Optimasi Lahan Sawah Terdampak Bencana (OPLAH Bencana).

 

Program ini menyasar 18 kelompok tani yang tersebar di 9 nagari dan 7 kecamatan dengan total luasan sekitar 446 hektare. Bantuan difokuskan pada pembersihan sedimentasi dan perbaikan jaringan irigasi tersier agar produktivitas lahan segera kembali normal.

 

Langkah terpadu antara pusat dan daerah ini diharapkan mampu mempercepat pemulihan produksi pangan sekaligus menjaga ketahanan pangan nasional dan kesejahteraan petani.

 

(Rilis Kominfo Padang Pariaman)

Penulis: Amar Piliang

Bolasport

×
Berita Terbaru Update