Padang Pariaman Peringati Hari Otonomi Daerah dan Hardiknas, Berikan Penghargaan untuk Pahlawan Kemanusiaan dan Pelopor Program Unggulan
MardataNews. com-PADANG PARIAMAN – Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman menggelar upacara gabungan peringatan Hari Otonomi Daerah Tahun 2026 dan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di halaman Kantor Bupati, Senin (4/5/2026). Berlangsung dengan penuh kekhidmatan, kegiatan ini diikuti oleh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) serta berbagai unsur terkait di lingkungan daerah.
Turut hadir dalam acara tersebut Ketua DPRD Kabupaten Padang Pariaman, Aprinaldi, S.Pd., M.Pd., AIFO, beserta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para Asisten, Staf Ahli, Kepala Perangkat Daerah, Ketua TP-PKK, Ketua GOW, Ketua Dharma Wanita Persatuan, para Camat, instansi vertikal, serta tokoh pendidikan, guru, pendidik dan tenaga kependidikan dari berbagai jenjang.
Bertindak sebagai pembina upacara adalah Penjabat Sekretaris Daerah, Hendra Aswara, yang hadir mewakili Bupati dan Wakil Bupati yang berhalangan hadir dikarenakan menjalankan tugas kedinasan di luar daerah. Dalam kesempatan itu, Hendra membacakan pidato resmi Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia.
Menurut isi sambutan yang disampaikan, peringatan Hardiknas menjadi momentum penting untuk merenungkan dan meneguhkan kembali semangat pendidikan nasional. Sebagaimana digariskan oleh Bapak Pendidikan Nasional Ki Hajar Dewantara, pendidikan merupakan proses memanusiakan manusia yang dilandasi prinsip asah, asih, dan asuh.
“Pendidikan bukan sekadar kegiatan memindahkan pengetahuan dari pendidik ke peserta didik. Lebih dari itu, pendidikan adalah sarana membangun karakter, peradaban, serta mengembangkan seluruh potensi yang dimiliki manusia agar lahir generasi yang beriman dan bertakwa, cerdas, mandiri, serta memiliki rasa tanggung jawab yang tinggi,” tegas Hendra saat membacakan amanat tersebut.
Lebih lanjut, disampaikan bahwa sektor pendidikan memegang peranan strategis dalam mewujudkan delapan misi pembangunan nasional atau Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, terutama dalam upaya menciptakan sumber daya manusia Indonesia yang unggul, kompetitif, dan mampu bersaing di tingkat global.
Dalam pidato tersebut juga dipaparkan berbagai program prioritas pemerintah pusat untuk memajukan dunia pendidikan, antara lain pembangunan dan pembenahan sarana prasarana sekolah, penerapan sistem pembelajaran digital melalui penyediaan papan interaktif, peningkatan kualitas kompetensi serta kesejahteraan tenaga pendidik, penguatan materi pendidikan karakter, penggalakan gerakan literasi dan numerasi, hingga perluasan akses pendidikan yang inklusif dan fleksibel agar dapat dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.
Usai rangkaian upacara resmi, kegiatan dilanjutkan dengan pemberian penghargaan kepada sejumlah pihak yang dinilai telah memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah dan kepentingan masyarakat. Piagam penghargaan pertama diberikan kepada Kadri Mei Wansyah sebagai bentuk apresiasi atas aksi kemanusiaan heroik yang ia lakukan, yaitu menyelamatkan nyawa korban yang terjebak saat terjadi bencana banjir di wilayah Anduring.
Penghargaan serupa juga diserahkan kepada Camat Sintoga, sebagai pengakuan atas peran aktif dan dukungan penuh yang diberikan dalam keberhasilan pelaksanaan program unggulan daerah Nagari Creative Hub, yang bertujuan mengembangkan potensi ekonomi dan kreativitas masyarakat di tingkat nagari.
Diharapkan, momentum peringatan ganda ini semakin memperkuat tekad dan komitmen seluruh elemen pemerintahan dan masyarakat untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik serta pembangunan sumber daya manusia, sebagai langkah menuju terwujudnya Padang Pariaman yang maju, mandiri, dan berdaya saing tinggi.
Kutipan Rilis Diskominfo Padang
Pariaman.
Penulis:Amar Piliang
